Pensiun Karena BUP, Janda/Duda/Yatim, Sakit dan Meninggal

Deskripsi

Pensiun karena Batas Usia Pensiun (BUP), Janda/Duda/Yatim, Sakit dan Meninggal adalah pemberhentian dengan hormat yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang telah memenuhi persyaratan dan menerima jaminan pensiun serta jaminan hari tua sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

 

Regulasi

  • Undang – Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara
  • Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil
  • Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen PNS
  • Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 2 Tahun 2011 Tentang Kenaikan Pangkat dan Batas Usia Pensiun Bagi PNS Yang Dipekerjakan Atau Diperbantukan Secara Penuh Di Luar Instansi Induknya
  • Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 4 Tahun 2011 Tentang Petunjuk Teknis Penetapan Pensiun Pokok Pensiunan PNS dan Janda/Dudanya

 

Syarat Administrasi

  • Surat pengantar dari kepala SKPD masing masing
  • Daftar susunan keluarga yang disahkan oleh camat setempat
  • Salinan sah SK peninjau MK dilegalisir (bila ada)
  • Salinan sah SK CPNS (80%) (dilegalisir)
  • Salinan sah SK CPNS (100%) (dilegalisir)
  • Salinan sah berkala terakhir (dilegalisir)
  • Salinan sah SK pangkat terakhir (dilegalisir)
  • Fotocopy karpeg (dilegalisir)
  • Surat keterangan kematian yang disahkan oleh Lurah/Kepala Desa mengetahui Camat setempat
  • Surat Keterangan Kejandaan/Kedudaan yang disahkan oleh Lurah/Kepala Desa mengetahui Camat setempat
  • Fotocopy SK NIP baru (dilegalisir)
  • Fotocopy buku nikah yang dilegalisir oleh KUA
  • Akte kelahiran anak yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang
  • Fotocopy SKP tahun terakhir yang dilegalisir
  • Surat pernyataan tidak tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang/berat
  • DPCP (Data Perseorangan Penerima Calon pensiun)
  • Pengantar dari SKPD masing-masing
  • Daftar susunan keluarga yang disahkan oleh camat setempat
  • Salinan sah SK peninjauan masa kerja dilegalisir (bila ada)
  • Salinan sah SK CPNS (80%) (dilegalisir)
  • Salinan sah SK PNS (100%) (dilegalisir)
  • Salinan sah berkala terakhir (dilegalisir)
  • Salinan SK pangkat terakhir (dilegalisir)
  • Fotocopy karpeg (dilegalisir)
  • Surat keterangan kematian yang disahkan oleh Lurah/Kepala Desa dan mengetahui camat setempat
  • Surat keterangan kejandaan/kedudaan dari Lurah/Kepala Desa dan mengetahi camat setempat
  • Fotocopy SK NIP baru (dilegalisir)
  • Fotocopy buku nikah yang dilegalisir KUA
  • Akte kelahiran anak yang dilegalisir olkeh pejabat yang berwenang
  • Fotocopy SKP tahun terakhir yang dilegalisir
  • Surat pernyataan tidak tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang/berat
  • DPCP (Data Perseorangan Penerima Calon pensiun)

 

Unit Layanan

Bidang Pengadaan, Mutasi dan Promosi


 

Penanggung Jawab

Sub Bidang Pengadaan dan Pemberhentian